RENUNGAN HARI INI
Saya adalah salah satu dari sekian banyak guru Bahasa Inggris di SMKN 11 Jakarta. Menurut saya, belajar bahasa Inggris sama seperti belajar berenang atau belajar mengendarai sepeda. Sangat tidak mungkin kita dapat berenang dengan baik kalau kita takut dengan air, dan bagaimana kita bisa lihai mengendarai sepeda kalau kita takut jatuh. Begitupula dalam proses belajar bahasa asing seperti bahasa inggris. Kesalahan atau kekeliruan siswa dalam memproduksi kalimat adalah WAJAR dalam proses belajar.
Oleh karena itu saya tidak pernah bosan untuk mengingatkan siswa agar tidak takut salah dalam mengekspresikan pendapat, perasaan, pernyataan dan pertanyaan dalam bahasa inggris. Justru saya merasa berfungsi sebagai fasilitator kemajuan siswa. Alhamdulillah siswa-siswi saya berani berekspresi dan tidak tersinggung begitu saya jelaskan kalau ada ungkapan mereka yang tidak tepat untuk diekspresikan. Dengan penuh bangga mereka tersenyum, karena dengan kesalahan yang diperbuatnya akan membuahkan pengetahuan baru, Mengingatkan pengetahuan yang sudah dipelajari sebelumnya. Dengan catatan, kesalahan pada pelaksanaan test dengan kesalahan pada proses belajar itu berbeda maka siswa tidak akan takut lagi berekspresi dan selalu berhati-hati untuk meminimaliasi kesalahan.
Kelas yang menyenangkan, komunikatif, dan fair, itulah atmosfir kelas yang saya usahakan selalu tercipta.
